Next Post
IMG_20210415_170635
1614849933711

Polda Banten Luncurkan Program Go-Vaksin

IMG-20210613-WA0041_compress64

Banten | Kepolisian Daerah (Polda) Banten meluncurkan program Go-vaksin sebagai layanan vaksinasi langsung ke rumah-rumah *(vaksin dijajapekeun ka bumi)* bagi warga berusia di atas 50 tahun.

“Selain itu, layanan jemput bola ini juga diperuntukkan bagi mereka yang berprofesi *pendidik* dan yang bekerja di *pelayanan publik*. Mereka boleh aktif meminta vaksinasi lewat nomor telepon gratis 110,” demikian Kapolda Banten, Irjen Pok. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam sosialisasi melalui media mulai hari ini, Minggu (13/6/21).

Sebagaimana diketahui, vaksinasi bertujuan untuk membangkitkan imun (kekebalan) tubuh, membentuk “herd imunity” (kekebalan kelompok), dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dengan vaksinasi layanan “jemput bola” ke rumah-rumah, Kapolda Banten berharap target nasional vaksinasi bagi warga dapat tercapai lebih cepat dan kekebalan setiap warga terhadap Covid-19 lebih cepat meningkat.

Akan tetapi, Kapolda Irjen Rudy tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat, meski sudah dua kali vaksinasi tetap harus konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Tetap harus gunakan masker, rajin cuci tangan, asupan makanan bergizi dan jaga jaga jarak perorangan agar tidak menciptakan kerumunan manusia,” Kapolda Irjen Rudy mengingatkan lagi.

Melengkapi penjelasan Kapolda, Kabid Humas Kombesa Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H. mengatakan,  masyarakat dapat meminta vaksinasi layanan ke rumah melalui telepon gratis nomor 110 yang bisa dimanfaatkan untuk Go Vaksin bagi warga usia di atas 50 tahun, pendidik, dan pekerja di bidang pelayanan publik.

Dalam memberikan pelayanan vaksinasi, ungkap Kombes Edy, Polda bekerja sama dengan TNI tenaga kesehatan (nakes) Pemerintah Daerah setempat.

Saat ini, Polda Banten sudah menerima sebanyak 129.798 dosis vaksin untuk warga penerima vaksinasi.

Kata Kombes Edy, bhabinkamtibmas sebagai tracer terus dikerahkan bekerja sama dengan Babinsa dan Kepala Desa untuk melakukan penelufsuran (tracing) bagi warga yang belum diivaksinasi di daerah tugas masing-masing. (Rahmat Hidayat)

Sumber : Kabid Humas Polda Banten

kontras86

Adi Merdeka

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Silakan isi email dibawah ini

Iklan Samping

IMG-20210803-WA0034_compress76
IMG-20210815-WA0011_compress30
IMG-20210816-WA0011_compress36
IMG_20210817_111846_compress54
IMG-20210805-WA0008_compress72
IMG-20210722-WA0028_compress36
IMG-20210722-WA0003_compress96
IMG_20210721_172013_compress9
IMG-20210720-WA0022_compress52
IMG_20210721_172035_compress46
IMG-20210721-WA0018_compress54
IMG-20210720-WA0042_compress3
IMG-20210720-WA0001_compress58
IMG-20210721-WA0003_compress49
logo-pwi-antara
IMG_20201011_210144-720x375_compress67
images-1

Recent News