Next Post
bannertopp_Udt8jugD5w
President-ferari-ahmad-syafii-nasution_compress15
smsi.jpeg

Lokakarya 7 Angkatan IV Provinsi NTB Serentak Digelar di 3 Kabupaten

IMG-20221016-WA0021_IyltGi3o3l

LOMBOK UTARA (NTB) | Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakan salah satu langkah strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) sebagai upaya mengerakkan ekosistem pendidikan serta stimulator dan mediator berbagai praktik guru untuk penerapan kebijakan merdeka.

Mengejar tujuan tersebut, Balai Guru Penggerak NTB menggelar Lokakarya 7 angkatan IV Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaksanakan serentak pada tiga kabupaten yaitu Lombok Utara, Lombok Timur dan Bima dari 14 hingga 15 Oktober 2022.

Di Kabupaten Lombok Utara, lokakarya diselenggarakan di SDN 8 Sekong Kecamatan Tanjung dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Adenan, S.Pd, M.Pd.

Dalam lokakarya 7 angkatan IV, Guru Penggerak KLU mengusung tema Kegiatan Festival Panen Hasil Belajar, denga kegiatan kelas berbagi dan pameran hasil karya dari masing-masing siswa.

Kadis Dikbudpora Adenan sebelum membuka lokakarya mengatakan guru penggerak adalah guru yang bergerak tergerak dan menggerakkan.

“Jangan jadi guru yang pelit, karena bapak/ibu ini adalah guru-guru pilihan karena prosesnya panjang. Ketika bapak ibu guru ini lulus maka akan dibuktikan dengan perbuatan,” pesan Adenan.

Ia juga mengapreasi calon guru penggerak asal KLU, meski dengan keterbatasan sembari mengucapkan rasasyukur ada dua orang Juara 2 Umum dan 1 orang juara tiga lomba Lasqi tingkat provinsi mewakili Lombok Utara dari 8 lomba yang diikuti, sementara peserta yang berangkat juga 8 orang.

“Saya yakin, dengan bapak/ibu guru penggerak  karena seperti yang kita perhatikan tadi tidak semua guru mampu menampilkan ekspresi dalam bentuk tari di depan audience. Saya yakin inipun tanpa latihan, guru penggerak memang akan mewarnai pendidikan KLU,” pungkasnya.

Dalam pada itu, Kepala Balai Guru Penggerak NTB, Suka M.Pd mengapresiasi kegigihan guru penggerak sembari menyampaikan KLU patut berbagga memiliki CGP yang hebat dan bisa berkiprah di tingkat provinsi.

“CGP angkatan 4 ini adalah CGP paling lama, selama guru penggerak karena ada masa transisi sampai 13 bulan, dan ini pertama kalinya lokakarya diadakan di sekolah, beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pesan saya kepada Calon Guru Penggerak KLU, jadilah pemimpin pembelajaran, jadilah praktisi berbagi, dan jadilah fasilitator yang mendengarkan keluhan peserta. Untuk Bapak Kepala Dinas, 54 CGP ini adalah potensi yang dimiliki KLU harus terus diperhatikan dan ditingkatkan,” pesan Suka.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Bambang Siswanto, melaporkan, kegiatan lokakarya itu dilakukan dua hari dengan jadwal kegiatan pada hari pertama kelas berbagi di kelas, sedangkan hari kedua panen raya hasil lokakarya selama dua hari.

“Panitia di sini ada dua, panitia lokal dan panitia dari BGP dan anggran yang di gunakan adalah anggaran dari BGP,” tutup Bambang. (Sas)

kontras86

Adi Merdeka

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Silakan isi email dibawah ini

Iklan Samping

IMG-20230327-WA0027_wSPYDl8g4E
ucapan lebaran_OHSk4F050G
UCAPAN IDUL FITRI 2023 3_9NxA7cBL44
IMG-20230418-WA0033_H7tg8azX2O
IMG-20230420-WA0028_DyVqxEGN2U
IMG-20230411-WA0003_3QdnGL7h6U
CBI_compress46
Screenshot_20230421_162955_WhatsApp_wPcRHQ272P
IMG_20211227_161234_compress29
IMG-20211230-WA0014_compress55
IMG-20211218-WA0041_compress97
logo-pwi-antara
IMG_20201011_210144-720x375_compress67

Recent News