Next Post
IMG_20210415_170635
1614849933711

Besok, Ratusan Masyarakat 4 Kelurahan di Prabumulih Bakal Demo Kantor BGP

IMG-20210824-WA0036_compress14

PRABUMULIH | Pelaksanaan kegiatan pekerjaan eksplorasi seismik yang dikerjakan oleh Subcont Seismik 3D Chriysant PT. Bureau Geophysical Prospecting (BGP) di sejumlah wilayah kota Prabumulih kembali menuai persoalan.

Setelah sebelumnya sempat menimbulkan gejolak di wilayah Kelurahan Majasari beberapa waktu lalu, kali ini kegiatan pencarian sumber minyak baru ini kembali dituntut masyarakat menyusul belum selesainya proses ganti rugi lahan dan keretakan rumah warga akibat aktivitas eksplorasi seismik tersebut.

Bahkan, terkait itu, rencananya besok, Rabu (25/08/2021) ratusan masyarakat dari 4 wilayah kelurahan, yakni Kelurahan Gunung Kemala, Kelurahan Sungai Medang, Kelurahan Patih Galung dan Kelurahan Anak Petai akan mengadakan aksi damai di Halaman Kantor PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Prabumulih.

Dalam aksi damai tersebut, masyarakat meminta pihak management PT Bureau Geophysical Prospecting (BGP) untuk segera membayarkan kompensasi ganti rugi lahan dan pembayaran rumah retak di 4 kelurahan tersebut sesuai kesepakan negosiasi yang sudah dijanjikan pihak perusahaan.

“Intinya gini, aksi yang bakal kami lalukan bertujuan untuk mendesak pihak PT BPG agar segera mengganti untung lahan tersebut, yang memang sudah ada kesepakatan sebelumnya dengan pihak perusahaan,” ungkap Kemong selaku Kordinator aksi damai saat dibincangi awak media, Selasa (24/08/2021).

Menurut Kemong, aksi itu dilakukan, lantaran pihak PT BGB terkesan selalu mengulur-ulur waktu dan tidak konsisten dalam menepati janji yang sudah disepakati.

“Kita sudah sering menanyakan hal ini dengan pihak PT BGP, namun mereka selalu bertele-tele dan terus berlarut-larut sehingga kami merasa dirugikan dan dibodohi. Jadi selama ini kami hanya diberi janji-janji saja,” tegas dia.

Kemong menambahkan, aksi akan terus dilakukan masyarakat 4 kelurahan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Dan untuk pihak PT Pertamina selaku pihak pertama dari pengerjaan Proyek Seismik ini, kami mohon untuk memfasilitasi kami untuk mendesak PT BGP agar segera merealisasikan pembayaran kompensasi atau ganti untung tersebut,” imbuhnya.

Terpisah, Head of Comrel & CID Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4, Tuti Dwi Patmayanti, saat dikonfirmasi melalui WhastApp terkait aksi damai tersebut mengatakan, bahwa permasalahan tersebut bukan wewenang pihaknya, melainkan wewenang pihak PT BGP.

“Sesuai pembicaraan dengan pak Jumadi humas BGP yang akan menjawab pertanyaan terkait permasalahan ini, terimakasih,” jawabnya singkat.

Namun sayangnya, hingga berita ini diterbitkan pihak Humas PT BGP Jumadi tidak bisa dihubungi melialui via Telpon maupun WhatsApp. (Adi/SMSI Prabumulih)

kontras86

Adi Merdeka

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Silakan isi email dibawah ini

Iklan Samping

IMG-20210803-WA0034_compress76
IMG-20210815-WA0011_compress30
IMG-20210816-WA0011_compress36
IMG_20210817_111846_compress54
IMG-20210805-WA0008_compress72
IMG-20210722-WA0028_compress36
IMG-20210722-WA0003_compress96
IMG_20210721_172013_compress9
IMG-20210720-WA0022_compress52
IMG_20210721_172035_compress46
IMG-20210721-WA0018_compress54
IMG-20210720-WA0042_compress3
IMG-20210720-WA0001_compress58
IMG-20210721-WA0003_compress49
logo-pwi-antara
IMG_20201011_210144-720x375_compress67
images-1

Recent News