Next Post
IMG_20210415_170635
1614849933711

Melawan Saat Ditangkap, AM Tewas Ditembak Polisi

IMG-20210704-WA0014_compress62

Sumsel | Melawan petugas saat akan ditangkap, AM (28) warga Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Pali, terpaksa diberikan tindakan tegas oleh anggota Unit I Satres narkoba Polres Pali.

Dalam proses penangkapan tersebut, anggota Polisi mengalami luka-luka, akibat perlawanan dari si pelaku saat akan dilakukan penangkapan. Pelaku meninggal dunia dalam perjalanan saat di evakuasi dari hutan karet di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Pali, Jumat (2/7) sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi membeberkan dimana tindakan yang dilakukan anggota sudah sesuai dengan standar SOP dalam menjalankan tugasnya kepada negara, dikarenakan pelaku mengancam jiwa anggota saat akan melakukan penangkapan. Disinilah hal yang tepat untuk dilakukan, demi memberantas tindak tanduk kejahatan yang merugikan anak bangsa.

“Ya, sekitar pukul 12.30 WIB anggota Unit I Satres narkoba Polres Pali melakukan penyelidikan terhadap seseorang yang diduga sebagai bandar Narkoba jenis sabu. Kemudian anggota melakukan penyamaran dengan cara bertransaksi bersama dua orang terduga pelaku sekitar pukul 15.00 WIB,” ujar kabid Humas.

“Dan pelaku AM ini menurut informasi yang kita dapatkan, memberikan pesanan yang diduga narkotika jenis sabu kepada anggota yang menyamar sebagai pembeli,” tambahnya, Sabtu (3/7/2021).

Kemudian sambung kabid Humas, Saat barang diterima oleh anggota yang menyamar, anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku, namun pelaku melakukan perlawanan dengan cara menusuk kearah dada anggota dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Masih dikatakan kabid Humas, karena anggota menangkis sehingga mengakibatkan telapak tangan anggota mengalami luka tusuk. Dan pada saat itu pisau dari pelaku terjatuh karena kena tepisan dari anggota. Setelah itu Pelaku masih berupaya mengambil pisau yang terjatuh, seketika anggota memberikan tembakan peringatan namun tidak digubris oleh pelaku. Pada waktu bersamaan, terduga pelaku lainnya melarikan diri, namun pelaku AM tidak menghiraukan tembakan peringatan tersebut dan masih melakukan upaya pengambilan pisau untuk melukai anggota.

“Dalam keadaan terdesak, anggota melakukan tindakan tegas terukur dan pelaku meninggal di perjalanan saat di evakuasi dari hutan karet. Setelah itu seluruh anggota mengevakuasi pelaku dari dalam hutan untuk dibawa ke puskesmas Betung kemudian di arahkan ke RSUD Talang Ubi,” jelasnya.

Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan dari pelaku, yakni Narkotika jenis sabu dengan Berat Bruto 51,33 gram dan sajam bergagang kayu dengan ukuran lebih kurang 50 cm, satu buah dompet kulit warna Hitam yang berisi Identitas, satu buah jam tangan Besi warna Hitam, satu ponsel merek Nokia warna Biru, satu buah ponsel merek vivo warna biru Laut, uang pecahan Rp 100 ribu sebnyak enam lembar, uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak sembilan lembar, uang pecahan Rp 75.000 sebanyak satu lembar dan satu buah cincin. (EgMayor)

kontras86

Adi Merdeka

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Silakan isi email dibawah ini

Iklan Samping

IMG-20210803-WA0034_compress76
IMG-20210815-WA0011_compress30
IMG-20210816-WA0011_compress36
IMG_20210817_111846_compress54
IMG-20210805-WA0008_compress72
IMG-20210722-WA0028_compress36
IMG-20210722-WA0003_compress96
IMG_20210721_172013_compress9
IMG-20210720-WA0022_compress52
IMG_20210721_172035_compress46
IMG-20210721-WA0018_compress54
IMG-20210720-WA0042_compress3
IMG-20210720-WA0001_compress58
IMG-20210721-WA0003_compress49
logo-pwi-antara
IMG_20201011_210144-720x375_compress67
images-1

Recent News