Next Post
IMG_20210415_170635
1614849933711

Polisi Tangkap Oknum Pengelola Arena Judi Sabung Ayam Beromzet Puluhan Juta Rupiah

IMG_20210816_161228_compress47

Sumsel | Menjadi Pengelola arena sabung ayam hingga beromzet puluhan juta rupiah, oknum Polri berpangkat Aiptu berinisial BS (59) diamankan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, pada hari Sabtu (14/8/21) sekira pukul 16:00 WIB. 

Dalam penggerebekan yang dilakukan Jatanras, di Perkebunan Kelapa Sawit Wilayah Tutupan Kecamatan, Lempuing Jaya Kabupaten, OKI. Berhasil mengamankan 83 unit motor, arena perjudian satu ekor ayam serta uang tunai sebesar Rp 1 juta rupiah.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi didampingi Kasubdit Jatanras Kompol Cs Panjaitan mengatakan, dari hasil penggerebekan anggota berhasil mengamankan 15 orang. Hanya dua orang ditetapkan sebagai tersangka dimana satu orang Oknum Polri dan satu orang lagi sipil.

”Oknum polri berperan sebagai pengelola arena sabung ayam, satu orang bernama M Sayuti (35) berperan sebagai pengatur waktu pertandingan atau wasit,” katanya Senin (16/8/21).

Supriadi mengungkapkan dalam satu hari arena judi sabung ayam dan dadu koprok dibuka mereka berhasil mendapatkan keuntungan Rp 10 juta. Jadi dalam seminggu mereka membuka pertandingan hanya dua hari, hari Rabu dan Sabtu jadi dalam dua hari tersebut terkumpul Rp 20 juta rupiah.

“Menurut pengakuan tersangka Oknum Polri tersebut sudah menjalankan bisnis tersebut baru satu bulan. Ia juga bertugas di Polsek setempat, apabila keterlibatannya dan unsur terpenuhi oknum tersebut bisa di PTDH ” jelas Supriadi.

Dalam penggrebekan tidak hanya pemain saja yang diamankan, anggota juga mengakut kendaraan roda milik pemain penonton sebanyak 83 unit, arena jugo sabung ayam dadu koprok satu ayam serta uang tunai Rp 1 juta rupiah.

“Sementara anggota kami juga masih mengejar dua orang pelaku lagi yang terlibat dalam kasus ini. Dimana peran satu orang merupakan pengolahan arena judi juga dan satu lagi bendahara permainan,” ujarnya.

Pengakuan Sayuti, bahwa dirinya hanya sebagai wasit arena dan diupah Rp 2 ratus rupiah dalam satu pertandingan. Uang tersebut dikasih oleh bendahara usai pertandingan selesai.

“Saya hanya mendapatkan upah2 ratus rupiah usai pertandingan selesai,” ungkapnya. (EGmayor)

kontras86

Adi Merdeka

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Silakan isi email dibawah ini

Iklan Samping

IMG-20210803-WA0034_compress76
IMG-20210815-WA0011_compress30
IMG-20210816-WA0011_compress36
IMG_20210817_111846_compress54
IMG-20210805-WA0008_compress72
IMG-20210722-WA0028_compress36
IMG-20210722-WA0003_compress96
IMG_20210721_172013_compress9
IMG-20210720-WA0022_compress52
IMG_20210721_172035_compress46
IMG-20210721-WA0018_compress54
IMG-20210720-WA0042_compress3
IMG-20210720-WA0001_compress58
IMG-20210721-WA0003_compress49
logo-pwi-antara
IMG_20201011_210144-720x375_compress67
images-1

Recent News