Next Post
IMG_20210415_170635
1614849933711

Warga Sesalkan Patok Jalan yang Dibangun Pemdes Beton

IMG-20210914-WA0028_compress87

Ponorogo | Patok jalan yang dibangun Pemerintah Desa Beton, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo disesalkan warganya.

Pasalnya, patok jalan berupa tiang bercat hitam kuning tersebut dinilai membatasi aktifitas usaha yang dijalankan Lutfi Jekisro Satrio Budi yang merupakan warga Desa Beton.

Menurut Lutfi, dengan adanya patok itu dirinya kesulitan jika ingin memarkirkan kendaraannya maupun milik pelanggannya. Karena jika dipaksakan bakal memakan badan jalan, sehingga dikuatirkan menghambat lalu lintas.

“Karena ada patok tersebut dan tujuannya mengarah ke tempat usaha saya, saya merasa terganggu. Karena pada waktu konsumen saya mau parkir itu susah. Jadi saya merasakan ada ketidakadilan,” ungkap Lutfi Jekisro.

Dan parahnya lagi, Lutfi mengaku tidak pernah ada pemberitahuan ataupun musyawarah kalau akan dipasang patok jalan di sekitar lokasi usahanya.

Menurut Lutfi, apa yang dilakukan Pemdes Beton dinilai tidak mendukung kegiatan usaha warganya tapi justru malah sebaliknya. Bahkan Lutfi menyebut, di tempat usahanya itu juga menyerap tenaga kerja warga lokal.

“Saya pelaku usaha, saya juga ada kontribusinya di sini. Semua orang warga sini ada yang tadinya tidak kerja jadi kerja, ada yang gak wirausaha sekarang jadi wirausaha kok malah dari pemdes gak dukung tapi malah dikucilkan seperti ini,” sesal Lutfi Jekisro.

Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala Desa Beton, Totok Ismu mengatakan, pemasangan patok dilakukan agar tidak mengganggu lalu-lintas di sekitaran Pemerintahan Desa Beton. Karena menurutnya, di titik tersebut sering dipakai parkir kendaraan khususnya roda empat.

“Untuk pemasangan agar tidak mengganggu lalu-lintas di sekitaran Pemerintahan Desa Beton. Yang mana di titik tersebut sering dipakai parkir kendaraan khususnya roda empat,” ungkap Kades Totok Ismu, Senin (13/9/2021).

Totok menambahkan jika sebelumnya sudah melakukan komunikasi dengan masyarakat hingga Ketua RT, namun tidak ditemukan solusi dan akhirnya dipasanglah patok tersebut.

“Kita sudah komunikasi dengan masyarakat dengan Pak RT dan tidak ditemukan solusi, akhirnya kita ambil tindakan pematokan,” beber Totok Ismu.

Totok juga mengaku sudah memberikan peringatan agar tidak parkir di lokasi tersebut kepada yang bersangkutan sampai 3 kali.

“Kita sudah peringatkan sampai tiga kali ke rumah yang bersangkutan dan kalau masih parkir di situ akan kita ambil tindakan,” bebernya. (Adi Merdeka)

Sumber: Conexnews.id

kontras86

Adi Merdeka

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Silakan isi email dibawah ini

Iklan Samping

IMG-20210803-WA0034_compress76
IMG-20210815-WA0011_compress30
IMG-20210816-WA0011_compress36
IMG_20210817_111846_compress54
IMG-20210805-WA0008_compress72
IMG-20210722-WA0028_compress36
IMG-20210722-WA0003_compress96
IMG_20210721_172013_compress9
IMG-20210720-WA0022_compress52
IMG_20210721_172035_compress46
IMG-20210721-WA0018_compress54
IMG-20210720-WA0042_compress3
IMG-20210720-WA0001_compress58
IMG-20210721-WA0003_compress49
logo-pwi-antara
IMG_20201011_210144-720x375_compress67
images-1

Recent News