Next Post
President-ferari-ahmad-syafii-nasution_compress15

FKUB Kota Lubuklinggau Lakukan Deteksi Dini Sosialisasikan PBM 9 & 8 tahun 2006

c1_IMG-20220921-WA0023_ 183601edf5d_3

Lubuklinggau | Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Lubuklinggau mengajak pemerintah setempat, TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen terkait untuk mendeteksi dini terjadinya konflik beragama.

Salah satunya dengan mensosialisasikan PBM 9 & 8 tahun 2006 bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh adat di pelataran Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya, Rabu 21 September 2022.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, seperti Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Lubuklinggau Firdaus Abky, Ketua FKUB Lubuklinggau, Kyai Ismuridzal Umar, Kasdim 0406 Lubuklinggau Mayor Inf Nursigit.

Perwakilan Polres Lubuklinggau Iptu Yosef, Kasie Haji dan Umroh Kemenag Lubuklinggau, Mahmudan dan Ketua FKUB Lubuklinggau, Kyai Ismuridzal Umar mengungkapkan, sosialisasi PBM 9 & 8 merupakan program berkesinambungan yang dilakukan FKUB dalam rangka menciptakan keamanan, kenyamanan, kedamaian dan kerukunan umat beragama di Bumi Sebiduk Semare.

“Sosialisasi ini secara continue kami lakukan, sebelumnya sudah dilakukan bersama Camat, Lurah dan RT. Nah sekarang bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa dan tokoh adat,” katanya.

Menurutnya, pembahasan soal pendirian rumah ibadah menjadi salah satu bahan diskusi muncul di permukaan. Para pemangku kebijakan dan pengambil keputusan dari bawah sampai lapisan masyarakat perlu memahami dan menjalankan apa yang sudah menjadi aturan.

“Aturan yang sudah ada harus menjadi landasan, jadi kami dari FKUB merasa perlu dan penting untuk mensosialisasikannya kepada instansi terkait dan elemen masyarakat,” tukasnya

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Lubuklinggau Firdaus Abky mengungkapkan, sosialisasi PBM No 9 dan no 8 Tahun 2006 merupakan program dan kegiatan FKUB yang perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, sehingga tercipta kedamaian, keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat.

“Materi yang disampaikan tentang pentingnya menjaga ketentraman dan kerukunan di Kota Lubuklinggau khususnya dalam pendirian rumah ibadah dan menghadapi tahun politik, serta Peran Kesbangpol dalam memfasilitasi FKUB sesuai PBM 9 dan 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pemberdaayaan FKUB,” katanya.

Dia menilai, kegiatan ini sangat baik karena melibatkan peserta dari Babinsa, BabinKamtibnas, Tokoh Adat dan elemen masyarakat lainnya. (*)

kontras86

Adi Merdeka

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Newsletter

Silakan isi email dibawah ini

Iklan Samping

c1_IMG-20220813-WA0021_ 18297213ae7_7
c1_HUT-RI-77_ 182952feeec_0.png
c1_IMG-20220816-WA0026_ 182a5a83bee_0
SR LUMIERE LAW FIRM 20220628_204004
CBI_compress46
IMG-20220401-WA0049_compress17
IMG_20211227_161234_compress29
IMG-20211230-WA0014_compress55
IMG-20211218-WA0041_compress97
logo-pwi-antara
IMG_20201011_210144-720x375_compress67

Recent News